Jnews.KotaMalang – Sebanyak 82 ekor kucing unjuk pesona dalam ajang kontes cat show Piala Rektor Prana Satwa Brawijaya 2026 yang digelar untuk memeriahkan Dies Natalis ke-64 UB ini berlangsung selama dua hari hingga Minggu (25/10/2026).
Bekerja sama dengan Indonesian Cat Association (ICA) Malang, kontes ini melombakan sembilan kategori berdasarkan ras, mulai dari Persian, Exotic Shorthair, British Shorthair, Bengal, Maine Coon, Munchkin, Other Breed, hingga Household Pet Shorthair dan Longhair.
Menariknya, kompetisi yang menyedot perhatian ini ternyata lahir dari ide spontan.
Panitia dari Fakultas Peternakan (Fapet) UB, Dr. Asri Nurul Huda, menceritakan bahwa awalnya ajang ini hanya direncanakan sebagai pameran biasa.
”Awalnya kucing-kucing ini cuma mau dipamerkan. Tapi melihat antusiasme kontes ayam hias, kami terlintas untuk bikin kontes kucing juga. Kami ingin menunjukkan kalau Fapet tidak cuma mengurus hewan ternak, tapi juga hewan peliharaan (pet),” ujar Asri tersenyum.
Gagasan segar itu mendapat sambutan hangat dari ICA Malang dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) melalui lini pakan hewan peliharaan mereka, CP Pettindo.
Dibalik sorak penonton dan kibasan ekor di panggung penjurian, ada perjuangan tak main-main dari para pemiliknya.
Salah seorang peserta berpengalaman, Wisnu Wibowo, memboyong lebih dari empat ekor kucing miliknya dan titipan rekannya untuk bersaing di panggung.
Wisnu mengungkapkan, membawa kucing ke arena kontes membutuhkan komitmen dan modal yang tidak sedikit. Untuk mendapatkan kucing non-ras dalam kondisi prima saja bisa menelan biaya Rp7 juta, sedangkan kucing ras murni nilainya sanggup melesat di atas Rp30 juta. Itu belum termasuk biaya perawatan harian.
Menjelang hari perlombaan, perawatan yang diberikan lebih ditingkatkan. Nutrisi pakan dijaga ketat, kebersihan fisik dipastikan sempurna, hingga manajemen stres agar sang kucing tetap tenang di tengah keramaian.
”Kontes ini kan fokus pada kecantikan dan anatomi tubuh. Setiap ras punya standar anatomi unik yang beda-beda, dan itu yang harus kita jaga betul penampilannya,” kata Wisnu. (*/ARM)











