Jnews.KotaMalang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan bahwa satu perjalanan kereta api (KA) keberangkatan dari Stasiun Ketapang menuju Stasiun malang mengalami keterlambatan akibat adanya longsoran tanah di Km 14+6/7 petak jalan Ledokombo – Sempolan, wilayah kerja KAI Daop 9 Jember.
Kondisi tersebut berdampak terhadap perjalanan kereta api yang melintasi jalur tersebut, sehingga diperlukan penanganan dan langkah-langkah pengamanan prasarana guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Dampak gangguan ini turut dirasakan oleh pelanggan yang menggunakan layanan KA dengan keberangkatan dari Stasiun Ketapang menuju Stasiun Malang.
Satu perjalanan KA yang mengalami keterlambatan akibat gangguan tersebut, yaitu KA Tawangalun relasi Ketapang – Malang, dengan keterlambatan sekitar 258 menit.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa KAI senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap pengambilan keputusan operasional, termasuk ketika terjadi gangguan pada prasarana jalur kereta api.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan KA Tawangalun akibat longsoran tanah di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Namun, keselamatan perjalanan kereta api dan seluruh pelanggan merupakan prioritas utama kami, sehingga setiap gangguan prasarana harus ditangani dengan mengutamakan aspek keselamatan,” ungkap Mahendro.
Lebih lanjut, KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan jajaran KAI Daop 9 Jember serta unit terkait untuk memperoleh perkembangan penanganan gangguan di lokasi. Koordinasi tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran penanganan prasarana serta memastikan setiap langkah operasional dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.
KAI terus berupaya melakukan berbagai langkah peningkatan pelayanan, termasuk memperkuat kesiapan prasarana, sarana, dan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi memengaruhi operasional perjalanan kereta api. Penanganan gangguan prasarana secara tepat dan menyeluruh menjadi langkah penting untuk memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman. (*/ARM)










