Beranda / Hukum / Polsek Blimbing Amankan Anak Berkebutuhan Khusus yang Diantar Ojol, Akhirnya kembali ke Orang Tuanya

Polsek Blimbing Amankan Anak Berkebutuhan Khusus yang Diantar Ojol, Akhirnya kembali ke Orang Tuanya

Jnews.KotaMalang — Respons cepat dilakukan Polsek Blimbing Polresta Malang Kota setelah menerima seorang anak laki-laki berusia sekitar 7 tahun yang ditemukan seorang pengendara ojek online (ojol) di sekitar SPBU Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, Rabu (23/9/2026).

Anak tersebut diduga berkebutuhan khusus dan mengalami kesulitan berkomunikasi. Saat ditemukan, anak itu terlihat hendak menyeberang jalan dalam kondisi yang membahayakan keselamatannya.

Kapolsek Blimbing AKP Enggarani Laufria menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pengendara ojol perempuan asal Singosari selesai mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Soekarno Hatta.

Ia kemudian melihat anak tersebut kesulitan menyeberang jalan.

“Pengendara kemudian menghampiri anak tersebut karena khawatir keselamatannya. Anak itu justru naik ke sepeda motor dan tidak mau turun,” ujar AKP Enggarani.

Pengendara ojol tersebut selanjutnya berupaya berkomunikasi dengan anak itu, namun mengalami kesulitan karena anak tidak dapat memberikan keterangan mengenai identitas maupun keberadaan orang tuanya.

Untuk memastikan anak mendapatkan penanganan yang aman, pengendara kemudian mencari informasi kantor kepolisian terdekat melalui internet.

Informasi tersebut mengarahkan pengendara ke Polsek Blimbing. Anak kemudian dibawa dan diserahkan kepada petugas SPKT Polsek Blimbing untuk mendapatkan perlindungan sementara sekaligus membantu proses pencarian keluarga.

“Untuk keselamatan anak, kami amankan di Polsek Blimbing terlebih dahulu. Sembari mencari informasi mengenai identitas dan keberadaan orang tuanya, alhamdulillah akhirnya adik Reino bisa kembali dan bertemu orangtua dan keluarganya,” jelas AKP Enggarani.

Kapolsek Blimbing mengapresiasi kepedulian warga yang tidak membiarkan anak tersebut berada seorang diri di tengah situasi lalu lintas yang berpotensi membahayakan.

Menurutnya, langkah membawa anak ke kantor polisi merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan keselamatan anak sampai keluarganya berhasil ditemukan.

AKP Enggarani juga mengimbau masyarakat yang menemukan anak tersesat, khususnya anak yang mengalami kesulitan berkomunikasi atau diduga berkebutuhan khusus, agar tidak membiarkannya seorang diri.

Warga dapat segera menghubungi kepolisian terdekat atau layanan kepolisian untuk mendapatkan penanganan dan membantu mempertemukan anak dengan keluarganya.

Sementara Safira orang tua dari Reino bisa bersyukur dan berterima kasih kepada pengemudi ojol yang pertama kali mengantar ke Polsek Blimbing

“Kami berterima kasih untuk Kapolsek Blimbing yang sudah mengamankan anak saya, dan terutama pengemudi Ojek Online yang sydah mengantar anak saya ke Polsek Klojen, kami bersyukur anak kami dalam kondisi baik-baik saja, mengingat anak kami berkebutuhan khusus.” Ucap Safira. (*/ARM)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *