Beranda / Bisnis / QRISMA FEST 2026 Hadirkan Kolaborasi Budaya dan Digitalisasi di HUT Kota Malang ke-112

QRISMA FEST 2026 Hadirkan Kolaborasi Budaya dan Digitalisasi di HUT Kota Malang ke-112

Rekor MURI kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Pemerintah Kota Malang atas capaiannya dalam “Penjualan Jajanan Pasar Varian Terbanyak Menggunakan QRIS”.(9/5/26)

Jnews.KotaMalang – Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Malang menyelenggarakan Closing Ceremony Kenduri Lawasan QRISMA FEST 2026 dengan tema “Memorabilia QRIS: Dari Tradisi ke Transaksi” sekaligus bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kota Malang ke-112. Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat, 8 Mei 2026 bertempat di Gedung Kesenian Gajayana, merupakan wujud sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Pemerintah Kota Malang dalam penguatan kolaborasi budaya dan digitalisasi sistem pembayaran.

Acara dihadiri oleh Andreas Eddy Susetyo, Anggota Komisi XI DPR RI, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Sekretaris Daerah Kota Malang, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Kepala OJK Malang, jajaran Forkopimda Kota Malang, pimpinan perbankan, jajaran OPD, dan masyarakat umum dengan jumlah peserta lebih dari 500 orang.

Closing Ceremony Kenduri Lawasan QRISMA FEST 2026 dibuka dengan Tari Beskalan Putri Malangan dan ditutup dengan sambutan Wali Kota Malang dan pertunjukan ludruk Genaro Ngalam yang berjudul “Ambisi Sambel Trasi”.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pula penyerahan Rekor MURI kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Pemerintah Kota Malang atas capaiannya dalam “Penjualan Jajanan Pasar Varian Terbanyak Menggunakan QRIS”.

Rekor MURI kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Pemerintah Kota Malang atas capaiannya dalam “Penjualan Jajanan Pasar Varian Terbanyak Menggunakan QRIS”.(9/5/26)

Selanjutnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang, Indra Kuspriyadi, juga menyerahkan buku “Menulis Malang: Gagagan dan Harapan untuk Kota di Masa Depan” kepada Bapak Andreas Eddy Susetyo Anggota Komisi XI DPR RI dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Buku tersebut merupakan kumpulan tulisan dari 20 karya tulis yang dibuat oleh warga Kota Malang berisikan sejarah hingga peran pemuda, UMKM dan digitalisasi dalam pertumbuhan ekonomi Kota Malang.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang, Indra Kuspriyadi, menyampaikan jika QRISMA FEST 2026 membawa semangat untuk melestarikan tradisi dan juga untuk meningkatkan transaksi.

“Bank Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan tradisi yang ada di Kota Malang sembari menjaga ekonomi Kota Malang menjadi ekonomi yang mandiri, tangguh dan mampu memberikan nilai tambah yang besar serta mensejahterakan masyarakat.” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan Closing Ceremony QRISMA FEST 2026 mampu mempertemukan nilai-nilai tradisi, kebersamaan dan inovasi dalam satu harmoni yang indah.

“Adapun QRISMA FEST merupakan contoh nyata bahwa modernisasi tidak harus meninggalkan tradisi melalui digitalisasi.”kata Wahyu.

Wali Kota Malang juga menyampaikan harapan untuk terus memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat inovasi dan meningkatkan kolaborasi demi mewujudkan Kota Malang yang semakin mbois dan berkelas.

Rangkaian acara juga diisi dengan pengumuman pemenang kompetisi pada QRISMA FEST 2026 yaitu Malang Merchant QRIS Race, Kajoetangan QRIS Race, lomba Kreasi Tumpeng, dan lomba Kampung Bersih. Adapun rangkaian kegiatan QRISMA FEST 2026 terselenggara bersinergi dengan Pemerintah Kota Malang, OJK, Perbankan yang tergabung dalam BMPD, Pokdarwis Kampoeng Heritage Kajoetangan, dan pelaku usaha.

Rangkaian kegiatan QRISMA FEST 2026 berlangsung sejak tanggal 4 – 8 Mei 2026, melalui pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat sekaligus memperluas digitalisasi pembayaran di Kota Malang.

“Sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak diyakini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan perdagangan, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.” Ujar Indra Kuspriyadi, KPw BI Malang.

QRISMA FEST 2026 menjadi cerminan bahwa perkembangan teknologi dapat tumbuh selaras dengan pelestarian budaya.(*/ARM)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *