Beranda / Pendidikan / Berangkat dari Kesulitan Riset, Mahasiswa Hukum UMM Bikin Website Khusus Direktori Yuridis

Berangkat dari Kesulitan Riset, Mahasiswa Hukum UMM Bikin Website Khusus Direktori Yuridis

Jnews.KotaMalang – Berangkat dari pengalaman sulitnya mencari bahan hukum yang tersebar di berbagai situs, dua mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan inovasi digital bernama Direktori Yuridis. Melalui laman www.direktoriyuridis.com, inovasi ini mempermudah proses penelusuran peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan dalam satu platform yang praktis, terintegrasi, serta dapat diakses secara gratis.

Inovasi ini digagas oleh Alexgra Oktavianto dan Ivan Maulana Syahputra, mahasiswa Hukum angkatan 2023. Alexgra menyebutkan, gagasan tersebut muncul ketika mereka kesulitan mencari dan membandingkan berbagai sumber hukum untuk riset. Selama ini, pengguna harus membuka banyak situs berbeda untuk menemukan peraturan, putusan Mahkamah Agung (MA), dan dokumen perubahan regulasi sehingga memakan waktu yang lama.

“Ketika mencari bahan hukum, banyak sumber yang masih tersebar dan dokumennya terpisah. Kami harus mencocokkan sendiri dan memakan waktu. Akhirnya, kami buat satu laman terintegrasi ini agar lebih memudahkan,” ujar Alexgra.

Melalui Direktori Yuridis, pengguna didukung dengan berbagai fitur riset hukum yang komprehensif. Pengguna dapat melakukan pencarian dokumen berbasis kata kunci yang disesuaikan dengan konteks permasalahan. Platform ini juga menyediakan akses ke putusan MA, naskah dokumen sumber, penelusuran riwayat perubahan antarperaturan, hingga fitur pendukung seperti kalkulator waris dan pembuat bagan.

Keunggulan utama laman ini adalah validitasnya yang terverifikasi ke sumber resmi. Direktori Yuridis terhubung langsung dengan pindaian dokumen asli yang disertai sorotan pasal dan berstatus Berkekuatan Hukum Tetap (BHT) berdasarkan metadata MA. Meski begitu, platform ini akan terus dikembangkan untuk melengkapi pangkalan data yang saat ini masih terbatas.

Laman ini tidak hanya ditujukan bagi akademisi seperti mahasiswa dan dosen, tetapi juga peneliti, praktisi hukum, serta masyarakat umum. Seluruh fitur utama dapat diakses tanpa biaya dan tanpa kewajiban mendaftar akun, baik melalui komputer maupun telepon seluler.

“Laman ini gratis dan bisa diakses siapa pun untuk semua fitur utamanya. Tidak ada kriteria tertentu dan tidak harus daftar akun,” ungkapnya.

Menariknya, pengembangan Direktori Yuridis dikerjakan sepenuhnya secara mandiri oleh Alexgra dan Ivan. Keduanya terlibat langsung dalam seluruh proses, mulai dari riset kebutuhan pengguna, perancangan sistem, pemrograman, pengolahan data, hingga pengujian dan penyempurnaan fitur. Pengembangan yang dimulai pada April 2026 ini meluncurkan versi awalnya pada September 2026 dan terus diperbarui berdasarkan hasil evaluasi hingga sekarang.

Dalam prosesnya, mereka menghadapi sejumlah tantangan, seperti perbedaan format dokumen hukum dan keterbatasan akses naskah lama yang masih berupa pindaian PDF. Selain itu, mereka harus cermat membagi waktu dan memastikan informasi yang ditampilkan tetap akurat hingga ke sumber resminya.

“Karena Direktori Yuridis ini dikembangkan oleh kami berdua tanpa tim pengembang eksternal, kami harus membagi waktu dan tanggung jawab untuk mengerjakan berbagai hal secara bersamaan,” tambahnya.

Inovasi ini mendapat dukungan penuh dari UMM melalui pendanaan proses pendaftaran Hak Cipta. Ke depan, mereka berharap platform ini semakin lengkap, mendapat masukan dari akademisi dan praktisi, serta mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi hukum. Namun, Direktori Yuridis tetap diposisikan murni sebagai alat bantu riset, bukan pengganti dokumen resmi ataupun landasan analisis hukum mandiri.(*/ARM)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *