• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jnews Indonesia
Advertisement
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jnews Indonesia
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dosen FK UB Tekankan Kewaspadaan terhadap Ancaman Virus Nipah

admin by admin
Februari 4, 2026
in Kesehatan
0
Dosen FK UB Tekankan Kewaspadaan terhadap Ancaman Virus Nipah
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), dr. Milanitalia Gadys Rosandy, Sp.PD

Jnews.KotaMalang – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), dr. Milanitalia Gadys Rosandy, Sp.PD, menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat dan tenaga kesehatan terhadap potensi ancaman virus Nipah, meskipun hingga saat ini virus tersebut belum ditemukan di Indonesia. Virus Nipah dikenal sebagai penyakit infeksi emerging dengan tingkat fatalitas tinggi dan dampak serius terhadap kesehatan manusia.

dr. Milanitalia menjelaskan bahwa virus Nipah tergolong sangat berbahaya karena mampu menyerang organ-organ vital dalam tubuh manusia. Infeksi virus ini dapat menembus sistem saraf pusat dan menyebabkan peradangan otak atau ensefalitis. “Virus ini dapat berkembang sangat cepat, mulai dari demam tinggi, penurunan kesadaran, hingga pasien mengalami koma,” jelasnya

Selain menyerang sistem saraf, virus Nipah juga dapat menimbulkan peradangan hebat pada paru-paru. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gagal napas akut yang berujung pada meningkatnya risiko kematian pasien. Menurut dr. Milanitalia, kombinasi gangguan pada otak dan paru inilah yang membuat virus Nipah memiliki angka kematian yang relatif tinggi dibandingkan infeksi virus lainnya.

Dalam praktik klinis sehari-hari, dr. Milanitalia mengungkapkan tantangan utama dalam mendeteksi virus Nipah adalah kemiripan gejala awalnya dengan penyakit infeksi lain. Oleh karena itu, dokter perlu memiliki kewaspadaan tinggi terhadap tanda-tanda klinis tertentu. “Gejala yang perlu menjadi alarm antara lain demam tinggi yang tidak membaik, sesak napas, penurunan kesadaran, serta kejang. Perubahan kondisi yang cepat harus segera dicurigai sebagai infeksi yang lebih serius,” ujarnya

Ia menambahkan virus Nipah dapat menyerang berbagai kelompok usia, namun risiko lebih tinggi terjadi pada kelompok rentan. Lansia, anak-anak, serta individu dengan kondisi imunitas rendah atau immunocompromised menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Apabila kelompok tersebut terinfeksi, dampak klinis yang muncul dapat lebih berat dan progresif.

Terkait penanganan pasien, dr. Milanitalia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum tersedia vaksin maupun terapi khusus untuk virus Nipah. Penanganan medis masih bersifat suportif dan simptomatik.
“Pasien dengan demam diberikan obat penurun panas, pasien dengan sesak napas diberikan oksigen. Jika terdapat kecurigaan virus Nipah, pasien harus dirawat di ruang isolasi dan dipisahkan dari pasien lain,” jelasnya

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), dr. Milanitalia Gadys Rosandy, Sp.PD

Selain itu, tenaga medis diwajibkan menerapkan protokol pengendalian infeksi secara ketat, mulai dari penggunaan alat pelindung diri, mencuci tangan dengan benar, hingga penerapan standar isolasi yang sesuai. Menurutnya, kesiapan tenaga kesehatan menjadi faktor kunci dalam mencegah penularan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Menanggapi wacana karantina dan pembatasan mobilitas, dr. Milanitalia menyampaikan bahwa langkah skrining harus diperkuat, khususnya pada individu dengan risiko tinggi. Ia menilai pengalaman pandemi COVID-19 memberikan pelajaran penting tentang pentingnya deteksi dini. “Skrining di bandara dan terminal harus dilakukan secara ketat agar virus yang belum ada di Indonesia tidak masuk melalui perjalanan internasional,” tegasnya

Dari sisi kesiapan fasilitas kesehatan, dr. Milanitalia menilai rumah sakit di Kota Malang dan wilayah Jawa Timur pada umumnya telah memiliki ruang isolasi khusus untuk menangani penyakit infeksi emerging. Namun demikian, ia berharap kesiapan tersebut tidak sampai diuji oleh terjadinya wabah besar. “Jangan sampai kita kembali menghadapi situasi pandemi seperti COVID-19,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Milanitalia juga menekankan pentingnya peran institusi pendidikan kedokteran dalam meningkatkan kesadaran publik. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, menurutnya, berperan aktif melalui kegiatan sosialisasi, seminar, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. Upaya edukasi tersebut ditujukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar terkait virus Nipah dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik dalam menyikapi isu virus Nipah. “Waspada bukan berarti takut berlebihan. Masyarakat cukup menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker di area berisiko, rajin mencuci tangan, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala,” pungkasnya. (*/ARM)

Tags: Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB)dr. Milanitalia Gadys RosandyNipahPandemiSp.PDVirus
Previous Post

Ramp Check dan Tes Urine, Satlantas Polres Malang Pastikan Angkutan Umum Laik Jalan

Next Post

Polres Malang Sematkan Satyalancana Pengabdian kepada 89 Personel

admin

admin

Next Post
Polres Malang Sematkan Satyalancana Pengabdian kepada 89 Personel

Polres Malang Sematkan Satyalancana Pengabdian kepada 89 Personel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Bi Halal Perharsia Tahun 2025 Bertemakan :  “Istiqhomah Beramal Shalih Pasca Ramadhan dan Kunci-kunci Surga yang Terbuang,”

Halal Bi Halal Perharsia Tahun 2025 Bertemakan :  “Istiqhomah Beramal Shalih Pasca Ramadhan dan Kunci-kunci Surga yang Terbuang,”

April 20, 2025
Rudi Hartono, SH, M.Hum - Ketua LKBH PSHT saat memberikan medali pada para juara Kejurprov PSHT Jatim Tahun 2023

Cabang Magetan Sukses Meraih Juara Umum Pada Kejurprov PSHT Tahun 2023

Oktober 9, 2023
Kota Malang Sapu bersih 6 emas perdana Porprov IX Jatim dari Cabor Hapkido

Kota Malang Sapu bersih 6 emas perdana Porprov IX Jatim dari Cabor Hapkido

Juni 9, 2025
One Day Trip di Agro Wonosari, Wisatawan Bisa Menikmati Jeep Adventure, Perkebunan Teh Dan Lentera Harapan

One Day Trip di Agro Wonosari, Wisatawan Bisa Menikmati Jeep Adventure, Perkebunan Teh Dan Lentera Harapan

Juni 22, 2025
Lebih Dekat : Polresta Malang Kota Makan Siang Bersama Pekerja  Proyek Bangunan

Lebih Dekat : Polresta Malang Kota Makan Siang Bersama Pekerja Proyek Bangunan

0
Menhan Prabowo Subiyanto menjadi warga kehormatan Universitas Muhammadiyah Malang

Keren, Prabowo Hipnotis Ribuan Mahasiswa UMM

0
Rudi Hartono, SH, M.Hum - Ketua LKBH PSHT saat memberikan medali pada para juara Kejurprov PSHT Jatim Tahun 2023

Cabang Magetan Sukses Meraih Juara Umum Pada Kejurprov PSHT Tahun 2023

0
Kanit Binmas Polsek Tirtoyudo, Bripka Hanurdya, beserta stakeholder lainnya saat sosialisasi pencegahan narkoba yang digelar di Balai Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Rabu (8/11/2023)

Polres Malang Gencar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Kabupaten Malang

0

FTP-AB Universitas Brawijaya Kantongi Predikat WBBM Dari KemenPAN-RB

Februari 13, 2026

Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Malang Kota Ajak Anggota Nyadran Serentak ke 31 Makam Korban Kanjuruhan

Februari 13, 2026
PTPN I Regional 5 Perkuat Sinergi Tata Lingkungan Bersama KLH, Kejati, dan DLH Jatim

PTPN I Regional 5 Perkuat Sinergi Tata Lingkungan Bersama KLH, Kejati, dan DLH Jatim

Februari 11, 2026
JPE Pastikan Lolos ke Final Four dan Sapu Bersih Dua Laga di Kandang

JPE Pastikan Lolos ke Final Four dan Sapu Bersih Dua Laga di Kandang

Februari 10, 2026

Recent News

FTP-AB Universitas Brawijaya Kantongi Predikat WBBM Dari KemenPAN-RB

Februari 13, 2026

Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Malang Kota Ajak Anggota Nyadran Serentak ke 31 Makam Korban Kanjuruhan

Februari 13, 2026
PTPN I Regional 5 Perkuat Sinergi Tata Lingkungan Bersama KLH, Kejati, dan DLH Jatim

PTPN I Regional 5 Perkuat Sinergi Tata Lingkungan Bersama KLH, Kejati, dan DLH Jatim

Februari 11, 2026
JPE Pastikan Lolos ke Final Four dan Sapu Bersih Dua Laga di Kandang

JPE Pastikan Lolos ke Final Four dan Sapu Bersih Dua Laga di Kandang

Februari 10, 2026
Jnews Indonesia

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized

Recent News

FTP-AB Universitas Brawijaya Kantongi Predikat WBBM Dari KemenPAN-RB

Februari 13, 2026

Jelang Ramadan 1447 H, Kapolresta Malang Kota Ajak Anggota Nyadran Serentak ke 31 Makam Korban Kanjuruhan

Februari 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.