• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jnews Indonesia
Advertisement
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jnews Indonesia
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kisah Mahasiswa UMM Dikawal Ketat Ngajar di Thailand

admin by admin
Juni 19, 2025
in Pendidikan
0
Kisah Mahasiswa UMM Dikawal Ketat Ngajar di Thailand
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMMberkesempatan untuk mengajar di sekolah dasar yang berlokasi di Thailand Selatan.

Jnews.KotaMalang – Di tengah bentangan alam yang hijau dan atmosfer religius di District Yaha, Provinsi Yala, Thailand Selatan, Camelia Najwa, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalani pengalaman menarik. Ia tidak sekadar ikut program magang, namun juga menjadi bagian dari program internasional yang menggabungkan aktivitas mengajar dan pengabdian masyarakat. Ini merupakan jasil dari kerangka kerja sama antara Asosiasi Muhammadiyah Indonesia dan Muhammadiyah Thailand. Adapun ia dan belasan mahasiswa UMM lain tengah mengajar di sana dari Mei-Juli 2025 ini.

Program ini merupakan bentuk kerja sama lintas negara yang telah berjalan sejak awal tahun 2010-an, khususnya di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM. Dalam program ini, mahasiswa berkesempatan untuk mengajar di sekolah dasar yang berlokasi di Thailand Selatan, sebuah kawasan yang membutuhkan tenaga pendidik Bahasa Inggris karena minimnya warga lokal yang fasih berbahasa asing.

Camelia ditempatkan di Asosiasi Muhammadiyah Thailand, tepatnya di wilayah Yaha. Ia mengajar di sekolah dasar berbasis English village. Tantangan pertama yang ia hadapi adalah hambatan bahasa. Bahasa sehari-hari yang digunakan masyarakat bukanlah bahasa Thai baku, melainkan bahasa lokal setempat, mirip seperti keberadaan bahasa Jawa atau Madura di Indonesia. Hal ini mendorong Ia untuk mempelajari bahasa Melayu kuno, yang digunakan sebagai alternatif komunikasi dengan siswa dan guru. Meski sulit, ia berkomitmen untuk tetap membangun komunikasi yang efektif dan hangat dengan para siswa. “Saya mau tidak mau harus belajar bahasa baru agar bisa memahami dan dipahami oleh mereka,” ujarnya.

Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMMberkesempatan untuk mengajar di sekolah dasar yang berlokasi di Thailand Selatan.

Pengalaman ini tidak hanya menantang dari sisi akademik, tetapi juga memberi pelajaran tentang rasa syukur dan semangat pengabdian. Sekolah tempatnya mengajar dikelola secara gratis oleh Muhammadiyah. Setiap pagi siswa mengikuti upacara, dilanjutkan dengan senam bersama, kemudian salat Dhuha berjamaah di musholla sekolah. Proses belajar mengajar dimulai pukul sembilan pagi dan seluruh siswa dari jenjang PAUD hingga SD mendapatkan makan siang secara cuma-cuma. Namun, keterbatasan tetap terasa, sehingga ia harus terus berpikir kreatif agar siswa tetap bisa belajar dengan semangat dan kegembiraan.

Kondisi lingkungan sekitar sekolah juga tidak bisa dilepaskan dari konteks keamanan wilayah. Setelah waktu salat Isya, anak-anak diminta untuk tetap berada di dalam rumah karena kawasan tersebut memiliki sistem pengawasan ketat. Dalam radius satu hingga lima kilometer terdapat pos militer yang menjaga keamanan. Meskipun demikian, masyarakat tetap menunjukkan keramahan yang luar biasa. Ia bahkan sering dianggap sebagai warga lokal karena wajahnya dinilai mirip dengan penduduk sekitar.

Kehangatan juga datang dari siswa-siswanya. Mereka selalu ceria dan penuh semangat saat belajar. Jika ia sedikit terlambat masuk kelas, para siswa langsung datang menjemputnya dengan antusias. Interaksi tersebut membangun ikatan emosional yang kuat antara pengajar dan murid. Ia pun merasakan bahwa keberadaan mahasiswa Indonesia sudah sangat familiar bagi masyarakat Thailand Selatan karena setiap tahun selalu ada mahasiswa yang datang dalam program serupa.

Pengalaman ini menyadarkannya akan pentingnya nasionalisme dan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan. Ia menyadari bahwa cinta tanah air bisa tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Menurutnya, menjadi guru bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga membentuk fondasi moral dan intelektual generasi mendatang.

Setelah nanti menyelesaikan program ini, ia ingin mengimplementasikan pengalaman dan keterampilan yang didapat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ia juga berharap dapat terus mengembangkan kemampuan bahasa asing, berpikir kritis dan inovatif, serta memiliki pandangan global dalam melihat isu-isu pendidikan.

Dari pelosok Thailand Selatan, Ia belajar bahwa meskipun berada di negeri orang, rasa cinta terhadap tanah air tidak pernah pudar. Ia menemukan makna dalam ungkapan ‘Indonesia is home’. Betapa pun nyamannya berada di negeri orang, ada kalanya kerinduan terhadap tanah kelahiran menguat. Maka seburuk apa pun keadaan di negeri sendiri, sebaik-baiknya manusia adalah yang berusaha memperbaiki. (*/ARM)

Tags: Fakultas KeguruanIlmu PendidikanThailandUMMUniversitas Muhammadiyah Malang
Previous Post

Penjualan Eceran Di Wilayah Kerja BI Malang Tumbuh Positif

Next Post

Polres Malang Bongkar Produksi Arak Ilegal di Bantur, Terbongkar Lewat Layanan 110

admin

admin

Next Post
Polres Malang Bongkar Produksi Arak Ilegal di Bantur, Terbongkar Lewat Layanan 110

Polres Malang Bongkar Produksi Arak Ilegal di Bantur, Terbongkar Lewat Layanan 110

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Bi Halal Perharsia Tahun 2025 Bertemakan :  “Istiqhomah Beramal Shalih Pasca Ramadhan dan Kunci-kunci Surga yang Terbuang,”

Halal Bi Halal Perharsia Tahun 2025 Bertemakan :  “Istiqhomah Beramal Shalih Pasca Ramadhan dan Kunci-kunci Surga yang Terbuang,”

April 20, 2025
Rudi Hartono, SH, M.Hum - Ketua LKBH PSHT saat memberikan medali pada para juara Kejurprov PSHT Jatim Tahun 2023

Cabang Magetan Sukses Meraih Juara Umum Pada Kejurprov PSHT Tahun 2023

Oktober 9, 2023
Kota Malang Sapu bersih 6 emas perdana Porprov IX Jatim dari Cabor Hapkido

Kota Malang Sapu bersih 6 emas perdana Porprov IX Jatim dari Cabor Hapkido

Juni 9, 2025
One Day Trip di Agro Wonosari, Wisatawan Bisa Menikmati Jeep Adventure, Perkebunan Teh Dan Lentera Harapan

One Day Trip di Agro Wonosari, Wisatawan Bisa Menikmati Jeep Adventure, Perkebunan Teh Dan Lentera Harapan

Juni 22, 2025
Lebih Dekat : Polresta Malang Kota Makan Siang Bersama Pekerja  Proyek Bangunan

Lebih Dekat : Polresta Malang Kota Makan Siang Bersama Pekerja Proyek Bangunan

0
Menhan Prabowo Subiyanto menjadi warga kehormatan Universitas Muhammadiyah Malang

Keren, Prabowo Hipnotis Ribuan Mahasiswa UMM

0
Rudi Hartono, SH, M.Hum - Ketua LKBH PSHT saat memberikan medali pada para juara Kejurprov PSHT Jatim Tahun 2023

Cabang Magetan Sukses Meraih Juara Umum Pada Kejurprov PSHT Tahun 2023

0
Kanit Binmas Polsek Tirtoyudo, Bripka Hanurdya, beserta stakeholder lainnya saat sosialisasi pencegahan narkoba yang digelar di Balai Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Rabu (8/11/2023)

Polres Malang Gencar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Kabupaten Malang

0
Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Januari 12, 2026

SPBUN NXII Tunjukkan Aksi Damai Elegan Terkait Konflik JCE dan Blawan di Bondowoso

Januari 7, 2026

Gubernur Khofifah Hadiri Sidang Pleno Dies Natalis ke-63 Universitas Brawijaya, Sampaikan Apresiasi UB Sebagai Kampus Penyumbang Riset dan Inovasi Aplikatif Terbesar di Indonesia

Januari 6, 2026
Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Januari 3, 2026

Recent News

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Januari 12, 2026

SPBUN NXII Tunjukkan Aksi Damai Elegan Terkait Konflik JCE dan Blawan di Bondowoso

Januari 7, 2026

Gubernur Khofifah Hadiri Sidang Pleno Dies Natalis ke-63 Universitas Brawijaya, Sampaikan Apresiasi UB Sebagai Kampus Penyumbang Riset dan Inovasi Aplikatif Terbesar di Indonesia

Januari 6, 2026
Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Januari 3, 2026
Jnews Indonesia

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized

Recent News

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Januari 12, 2026

SPBUN NXII Tunjukkan Aksi Damai Elegan Terkait Konflik JCE dan Blawan di Bondowoso

Januari 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.