Beranda / Business / Opening Ceremony Sapta Rona Pesona 2026 Resmi Digelar di Matos, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Opening Ceremony Sapta Rona Pesona 2026 Resmi Digelar di Matos, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Jnews KotaMalang – Perwakilan Bank Indonesia Malang resmi membuka gelaran Sapta Rona Pesona 2026 melalui Opening Ceremony yang berlangsung di Hall Malang Town Square (Matos), Kamis (30/7).

Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 30 Juli hingga 2 Agustus 2026, sebagai upaya mendorong pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal.
Pembukaan acara berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Perwakilan Bank Indonesia Malang, pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas, serta masyarakat yang antusias menyaksikan rangkaian kegiatan pembukaan.

Tak hanya berpusat di Matos, rangkaian Sapta Rona Pesona juga digelar secara serentak di sejumlah daerah lain, termasuk Kota Batu, Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo hingga berbagai lokasi yang berkolaborasi dengan BI Malang.

Sapta Rona Pesona 2026 menghadirkan beragam produk unggulan UMKM dari wilayah kerja Bank Indonesia Malang, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, hingga berbagai produk kreatif yang telah melalui proses kurasi. Selain pameran, pengunjung juga dapat menikmati berbagai agenda menarik seperti pertunjukan seni dan budaya, talkshow, business matching, serta beragam kegiatan edukatif.

Kepala KPw BI Malang, Indra Kuspriyadi mengatakan penyelenggaraan Sapta Rona Pesona tahun ini hadir dengan konsep yang lebih luas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya hanya menampilkan potensi dari satu atau dua daerah, kini seluruh potensi unggulan dari tujuh kabupaten/kota di wilayah kerja BI Malang dipadukan dalam satu ajang.

Menurut Indra, kegiatan tersebut merupakan flagship event BI Malang yang dirancang untuk memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

“Sapta Rona Pesona merupakan flagship event yang telah bermetamorfosis. Tahun ini kami membawa semangat tujuh daerah dalam satu panggung, sehingga masyarakat dapat melihat langsung pesona, budaya, dan produk unggulan dari seluruh wilayah kerja Bank Indonesia Malang,” Ucap Indra.

Melalui penyelenggaraan Sapta Rona Pesona 2026, Bank Indonesia Malang terus berkomitmen mendukung penguatan UMKM agar semakin berdaya saing, mampu memanfaatkan digitalisasi, serta memperluas akses pasar. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain pertumbuhan ekonomi, BI Malang juga mencatat perkembangan signifikan pada transaksi digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Sepanjang periode terakhir, volume transaksi QRIS di wilayah kerja BI Malang meningkat hingga 166 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Deputi Kepala KPw Bank Indonesia Jawa Timur Rifki Ismal mengatakan penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus Bank Indonesia karena perannya yang sangat dominan terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data Kementerian UMKM, Indonesia memiliki sekitar 65,5 juta UMKM yang mencakup sekitar 99 persen dari seluruh unit usaha di Tanah Air. Kontribusinya pun sangat besar, yakni sekitar 62 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap 97 persen tenaga kerja.

“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Sebanyak 99 persen unit usaha adalah UMKM, kontribusinya mencapai 62 persen terhadap PDB nasional dan mampu menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja,” tutup  Rifki.

Masyarakat diundang untuk mengunjungi Sapta Rona Pesona 2026 di Hall Malang Town Square (Matos) selama 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 dan menikmati berbagai produk unggulan serta rangkaian acara yang telah disiapkan. (*/ARM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *