• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jnews Indonesia
Advertisement
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
No Result
View All Result
Jnews Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Hadir di Hadapan Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya, Menteri Wihaji: Pembangunan SDM Unggul untuk Jawab Tantangan Bonus Demografi

admin by admin
Agustus 12, 2025
in Nasional
0
Hadir di Hadapan Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya, Menteri Wihaji: Pembangunan SDM Unggul untuk Jawab Tantangan Bonus Demografi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya (UB) Tahun 2025 di Gedung Samantha Krida UB, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa pagi (12/08/2025).

Jnews.KotaMalang – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, menjadi pemateri utama pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya (UB) Tahun 2025 di Gedung Samantha Krida UB, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa pagi (12/08/2025).

Membahas bonus demografi untuk para mahasiswa baru yang juga masuk ke dalam usia produktif, tema yang diusung Menteri Wihaji dalam acara tersebut adalah “SDM Unggul Indonesia Menghadapi Tantangan Nasional dan Global dalam rangka Menyongsong Indonesia Emas 2045”.

Bonus demografi adalah periode krusial untuk mencapai Pembangunan Indonesia Emas 2045. Ini sebenarnya adalah kondisi ideal yang harus dimanfaatkan untuk mendorong kemakmuran penduduk.

Menteri Wihaji lebih jauh mengatakan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN telah merumuskan pembangunan kependudukan berdasarkan siklus kehidupan. Sekaligus juga bentuk-bentuk intervensi prioritas yang harus dilakukan.

Pada balita 0-5 tahun, demikian Menteri Wihaji, intervensi yang dilakukan berupa pemenuhan gizi dan pola asuh. Anak SD hingga SMP berusia 6 – 14 tahun juga dilakukan intervensi gizi dan jaminan sekolah. Kemudian bagi anak SMA – Nahasiswa berumur 15 hingga 21 tahun, intervensi berupa pembekalan skill/vokasi dan magang. Begitu pula pada usia Golden (22-54 tahun), diberikan pelatihan skill/vokasi dan produktivitas.

“Negara hadir untuk menjawab bonus demografi. Maka, mahasiswa harus produktif dengan skillnya dan ditunjukkan dengan cara di antaranya magang,” ujar Menteri.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, menjadi pemateri utama pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya (UB) Tahun 2025 di Gedung Samantha Krida UB, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa pagi (12/08/2025).

Sementara untuk usia silver (55-64 tahun), diberikan intervensi kesehatan dan persiapan pensiun. Terakhir, lansia berusia 65 tahun ke atas, intervensinya berupa penanganan kesehatan dan perlindungan sosial.

Menteri Wihaji juga mengatakan bahwa Kemendukbangga/BKKBN telah bertransformasi menjadi stimulator pembangunan manusia berbasis keluarga. Menempatkan keluarga di pusat kebijakan, menjahit titik-titik yang tercecer sebagai penghubung antarprogram dan antarlevel pemerintahan.

“Presiden sangat fokus dengan generasi emas dengan penerus masa depan Indonesia. Di dalam visi Indonesia emas ada empat isu, yaitu SDM unggul, Ekonomi yang maju, Pembangunan yang merata, dan Negara yang demokratis,” jelas Menteri Wihaji.

Selain itu, Kemendukbangga/BKKBN juga melaksanakan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya poin ke-4 dan ke-6, yakni memperkuat sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan. “Sementara fokus kementerian adalah pengendalian penduduk, menangani disparitas, persebaran serta tantangan dan peluang bonus demografi,” tegas Menteri Wihaji.

  • Menjawab Tantangan Bonus Demografi

Menjawab tantangan bonus demografi, Menteri Wihaji berujar, Kemendukbangga/BKKBN mempunyai lima quick wins. Masing-masing adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dengan target 1 juta keluarga berisiko stunting (KRS) mendapat intervensi berupa pemberian bantuan nutrisi maupun non nutrisi. Ini merupqkan hasil kolaborasi kader posyandu, psikolog anak, Dokter Spesialis Anak, influencer parenting, LSM dan pemerintah daerah.

Quick wins berikutnya adalah Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), dengan mengedepankan daycare unggul berstandarisasi, pengasuh tersertifikasi, terdapat psikolog anak dan dokter spesialis anak. Keberadaan daycare ini ditandai pula dengan adanya laporan tumbuh kembang anak setiap bulan. Didukung kolaborasi enam kementerian yang dilandasi Surat Edaran Bersama.

Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), adalah quick wins yang mengoptimalisasikan peran ayah dalam menjawab fenomena fatherless, ditandai adanya layanan konseling dan lahirnya konsorsium komunitas ayah teladan.

Lansia Berdaya (SIDAYA) adalah salah satu program quick wins yang menyediakan homecare berbasis komunitas untuk usia lanjut yang tidak mendapat perawatan oleh anak, pelayanan kesehatan gratis di puskesmas dan RSUD tanpa rujukan, dan pemberdayaan lansia sesuai kapasitas mereka dan lapangan kerja yang tersedia.

Terakhir, AI SuperApps tentang keluarga, berisi layanan A-Z pembangunan keluarga, konsultasi, pendataan keluarga, ketahanan kependudukan. Termasuk ketahanan usia produktif dan interoperabilitas lintas Kementerian/Lembaga.

  • Kontribusi Universitas Brawijaya dalam Penurunan Stunting di NTT

Setelah mengisi materi di PKKMB Universitas Brawijaya Tahun 2025, Menteri Wihaji selanjutnya berdiskusi dengan jajaran Rektorat dan para Dekan Universitas Brawijaya membahas penurunan stunting di NTT.

“Kenapa stuntingnya tertinggi di Indonesia? Dulu 37,9% (2023), di 2024 masih 37, tapi tertinggi se Indonesia. Padahal NTT adalah sebuah pulau yang dikelilingi laut dengan banyak ikan di dalamnya. Protein juga lumayan, daun kelor juga lumayan,” ujar Menteri Wihaji bertanya.

Menteri pun menyimpulkan bahwa salah satu alasan tingginya stunting di NTT adalah masalah perilaku. “Selain asupan gizi, pernikahan dininya lumayan. Mereka tidak mau mendengarkan pemerintah. Mereka lebih mendengar pastor, pendeta, dan tokoh agama lainnya.”

Ia berterima kasih pada Universitas Brawijaya yang telah mendukung penurunan stunting di NTT — satu-satunya provinsi yang tidak mendapatkan bonus demografi — dengan riset-risetnya. Ia pun menitipkan dua hal. “Satu, pengembangan sumber berdaya manusia. Dua, pengentasan kemiskinan.”

Menteri juga mengapresiasi riset UB tentang penanaman jagung di NTT. Sebuah riset untuk mengetahui tanaman apa yang cocok dengan struktur tanah di NTT. Selain itu juga ada riset tentang pengembangan peternakan, khususnya di Sumba.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) UB, Prof. Luchman Hakim, S.Si, M.Agr.Sc, Ph.D, memaparkan bahwa UB bersama Konsorsium Perguruan Tinggi telah membuat skema lima rencana aksi strategis untuk NTT dan NTB.

Rencana aksi pertama adalah inovasi sosial dan kelembagaan. Rencana aksi ke dua berupa inovasi kesehatan dan lingkungan. Rencana aksi tiga adalah inovasi pengelolaan pangan lokal bergizi. Rencana aksi keempat inovasi produksi bahan pangan bergizi. Rencana aksi kelima pengembangan.

Diskusi juga dihadiri Wakil Rektor V Bidang Riset dan Inovasi, Prof. Dr. Unti Ludigdo, SE, M.Si, Ak, dan beberapa Dekan Fakultas di Universitas Brawijaya.(*/ARM)

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Tags: Dr. WihajiGedung Samantha Krida UBJawa TimurKota MalangM.Pd.Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBNPengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya (UB) Tahun 2025S.Ag.
Previous Post

Jembatan Kemanusiaan Itu Bernama GENTING

Next Post

2 Dari 10 Balita Stunting, Menteri Wihaji Minta Gencarkan Pendistribusian MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD

admin

admin

Next Post
2 Dari 10 Balita Stunting, Menteri Wihaji Minta Gencarkan Pendistribusian MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD

2 Dari 10 Balita Stunting, Menteri Wihaji Minta Gencarkan Pendistribusian MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Bi Halal Perharsia Tahun 2025 Bertemakan :  “Istiqhomah Beramal Shalih Pasca Ramadhan dan Kunci-kunci Surga yang Terbuang,”

Halal Bi Halal Perharsia Tahun 2025 Bertemakan :  “Istiqhomah Beramal Shalih Pasca Ramadhan dan Kunci-kunci Surga yang Terbuang,”

April 20, 2025
Rudi Hartono, SH, M.Hum - Ketua LKBH PSHT saat memberikan medali pada para juara Kejurprov PSHT Jatim Tahun 2023

Cabang Magetan Sukses Meraih Juara Umum Pada Kejurprov PSHT Tahun 2023

Oktober 9, 2023
Kota Malang Sapu bersih 6 emas perdana Porprov IX Jatim dari Cabor Hapkido

Kota Malang Sapu bersih 6 emas perdana Porprov IX Jatim dari Cabor Hapkido

Juni 9, 2025
One Day Trip di Agro Wonosari, Wisatawan Bisa Menikmati Jeep Adventure, Perkebunan Teh Dan Lentera Harapan

One Day Trip di Agro Wonosari, Wisatawan Bisa Menikmati Jeep Adventure, Perkebunan Teh Dan Lentera Harapan

Juni 22, 2025
Lebih Dekat : Polresta Malang Kota Makan Siang Bersama Pekerja  Proyek Bangunan

Lebih Dekat : Polresta Malang Kota Makan Siang Bersama Pekerja Proyek Bangunan

0
Menhan Prabowo Subiyanto menjadi warga kehormatan Universitas Muhammadiyah Malang

Keren, Prabowo Hipnotis Ribuan Mahasiswa UMM

0
Rudi Hartono, SH, M.Hum - Ketua LKBH PSHT saat memberikan medali pada para juara Kejurprov PSHT Jatim Tahun 2023

Cabang Magetan Sukses Meraih Juara Umum Pada Kejurprov PSHT Tahun 2023

0
Kanit Binmas Polsek Tirtoyudo, Bripka Hanurdya, beserta stakeholder lainnya saat sosialisasi pencegahan narkoba yang digelar di Balai Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Rabu (8/11/2023)

Polres Malang Gencar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Kabupaten Malang

0
Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Januari 12, 2026

SPBUN NXII Tunjukkan Aksi Damai Elegan Terkait Konflik JCE dan Blawan di Bondowoso

Januari 7, 2026

Gubernur Khofifah Hadiri Sidang Pleno Dies Natalis ke-63 Universitas Brawijaya, Sampaikan Apresiasi UB Sebagai Kampus Penyumbang Riset dan Inovasi Aplikatif Terbesar di Indonesia

Januari 6, 2026
Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Januari 3, 2026

Recent News

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Januari 12, 2026

SPBUN NXII Tunjukkan Aksi Damai Elegan Terkait Konflik JCE dan Blawan di Bondowoso

Januari 7, 2026

Gubernur Khofifah Hadiri Sidang Pleno Dies Natalis ke-63 Universitas Brawijaya, Sampaikan Apresiasi UB Sebagai Kampus Penyumbang Riset dan Inovasi Aplikatif Terbesar di Indonesia

Januari 6, 2026
Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Wali Kota Malang Sambut Kunjungan Kementerian PKP, Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

Januari 3, 2026
Jnews Indonesia

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Hiburan
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Uncategorized

Recent News

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Tugu Tirta Terima Bantuan CSR Truk Tangki dari Bank Jatim Untuk Layanan Masyarakat Kota Malang

Januari 12, 2026

SPBUN NXII Tunjukkan Aksi Damai Elegan Terkait Konflik JCE dan Blawan di Bondowoso

Januari 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukum
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.